Kucing Yang Pilek Menahun

Ini adalah salah satu kucing yang tinggal dirumah saya dan karena warna rambutnya merah kami memberinya nama kucred (kucing red).Sepintas tidak ada yang aneh dengan kucing ini, seekor kucing kampung betina berumur dua tahun dan sudah di sterilisasi, dengan berat badan lebih kurang 3,4 kg kucing ini terasa mantap badannya ketika digendong,memiliki nafsu makan dan minumnya yang normal serta seperti umumnya kucing yang lain dia menghabiskan sebagian besar waktunya dengan tidur, grooming dan diselingi bermain main dengan kucing lain.

Namun ada yang terasa berbeda ketika kucing ini sedang tidur, pada saat itu terdengar suara seperti dengkuran (tapi bukan purring)ketika dia menarik nafas. Suara ini muncul karena hidungnya tertutup dengan lendir yang kental seperti kalau kita sedang pilek, dan ini sudah berlangsung selama satu tahun, pilek yang menahun.

Mungkin terasa aneh buat,pilek kok tidak sembuh sembuh.Kalau kita bandingkan dengan diri kita sendiri jika pilek cukup dengan istirahat dan minum obat pereda flu yang banyak dijual bebas nanti pileknya akan sembuh sendiri.

Pada awalnya kucing ini tumbuh normal dan sehat, namun menjelang usia satu tahun mulai ada yang nampak aneh dari kucing ini, seringkali dia nampak berjalan sempoyongan seperti sedang mabuk, bahkan terkadang menabrak benda benda disekelilingnya,walaupun demikian pada saat itu nafsu makan dan minumnya masih nampak normal serta masih suka bermain main dengan saudaranya yang lain. Setelah berlangsung beberapa hari, kucing ini mulai menunjukkan gejala diare ringan dan setelah itu kondisi badannya menurun dengan cepat,makin melemah dan akhirnya tidak lagi mau makan serta minum,suhu tubuh naik (demam),konjungtiva (selaput lendir) mata mulai nampak memerah dan mulai keluar leleran dari hidungnya.

Berdasar gejala klinis yang nampak,dugaan saya dia menderita FIP(Feline Infectios Peritonitis) tipe kering.Saya sebut dugaan karena untuk meneguhkan diagnosa diperlukan berbagai pemeriksaan laboratorium yang tidak murah dan memakan waktu lama.

Karena si kucred tidak mau makan, maka saya mencoba memberinya makan dengan cara disuapi. Saya buatkan makanan yang encer dari tepung beras dicampur air lalu dipanaskan sampai membentuk bubur, selanjutnya saya tambahkan potongan ikan tongkol yang sudah dihaluskan terlebih dahulu. Untuk memberikannya saya gunakan spuit (alat suntik) kecil yang sudah dilepas jarumnya.

Selain memberi makan bubur tersebut, saya juga berikan antibiotika dan sirup untuk menekan pertumbuhan virus, semua saya berikan secara oral ( melalui mulut). Setelah satu minggu si kucing merah mulai nampak lebih segar dan perlahan lahan suhu tubuhnya turun serta nafsu makannya meningkat. Setelah lebih kurang dua minggu sejak awal terapi, dia sudah bisa makan dan minum sendiri.

Pileknya tidak bisa sembuh karena virus telah merusak jaringan saluran epithel (jaringan luar) pada saluran pernafasannya secara permanen sehingga sangat mudah terinfeksi bakteri. Karena itu terjadi peradangan yang berkelanjutan serta berakibat munculnya lendir (biasa kita sebut ingus). Sampai saat ini (Maret 2017) , pileknya sudah berlangsung satu tahun dan saya tidak tahu pasti sampai berapa lama kondisinya akan seperti ini.

Feline Infectious Peritonitis adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan bisa dijumpai di seluruh dunia dengan akibat yang “hampir dipastikan fatal”. Penyakit ini disebabkan oleh virus feline coronavirus (FcoV), sebenarnya virus ini umum dijumpai pada kucing rumahan, dimana diperkirakan pada 25%-40% kucing rumahan bisa didapati virus ini. Pada kondisi multiple cat (dalam satu rumah terdapat lebih dari satu kucing) virus ini bisa didapati pada sekitar 90% kucing.Pada manusia coronavirus adalah penyebab yang paling umum dari gejala flu,namun perlu dicatat bahwa virus yang menyerang kucing dan menyerang manusia adalah berbeda dan tidak saling menularkan antara kucing dan manusia (demikian juga sebaliknya).

Gejala klinis dari FIP tidaklah spesifik dan banyak memiliki kemiripan dengan penyakit yang lain, hal ini tentu saja mempersulit diagnosa. Pada dasarnya gejala klinis dari FIP bisa dikategorikan menjadi 2 macam : tipe kering dan tipe basah. Pada beberapa kasus terdapat kombinasi dari tipe kering dan tipe basah.

Pada FIP tipe kering kejadian biasanya berlangsung lama dan tidak teramati, begitu muncul gejala klinis biasanya perubahan berlangsung secara cepat. Pada keadaan ini virus menyebar ke berbagai organ tubuh seperti otak, mata, liver (hati), ginjal, dll. Peradangan pada mata akibat virus ini biasanya terjadi pada 30% kejadian,demikian juga peradangan pada otak terjadi 30% dari kasus.Gejala yang muncul berupa gejala umum seperti berat badan turun, tidak mau makan, lemah, bulu kusam serta pada kasus yang menyerang mata mengakibatkan mata berair dan pada kasus yang menyerang otak akan muncul gejala syaraf seperti kucing menjadi gemetaran, sempoyongan dan inkoordinasi.Biasanya setelah gejala klinis teramati, penyakit akan berkembang dengan cepat.

sayang sekali sampai saat ini belum ada obat yang dianggap mumpuni untuk melawan virus penyebab FIP (dan juga virus virus yang lain), sedangkan vaksin yang ada masih belum dianggap efektif untuk mencegah. Cara yang paling mungkin dilakukan untuk mencegah munculnya penyakit ini adalah dengan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar kucing serta menjaga kucing tetap sehat secara umum.

16 tanggapan untuk “Kucing Yang Pilek Menahun

  1. Trm ksh info nya pa sngt berguna sekali, kejadian nya hampir sama dengan kucing yg sy punya, sudah 2 bln kucing sy flu gk sembuh2, dan sudah berbagai obat sy kasih. Mudah2an kedepannya ada obat yg dpt menyelaikan penyakit kucing ini, amiin

    Suka

  2. Kucing2 liar yang sering berdatangan ke rumah kami 3 dari 6 mengalami ingusan. Mungkin punya penyakit yang dimaksud diatas. Ada satu yang sampai ga doyan makanan kucing kering bermerek, padahal kucing lain lahap. Apa obat paling mudah untuk membantu mereka ya pak Dokter? Terima kasih..

    Suka

    1. Pilek merupakan gejala adanya infeksi pada saluran pernafasan atas, penyebabnya beragam.

      Untuk obatnya tentu saja menyesuaikan dengan dugaan penyebabnya-jika memungkinkan konsultasikan dengan dokter yang bisa melihat langsung kucing tersebut.

      Jika belum memungkinkan berikan vitamin saja dan makanan yang cukup – untuk memperkuat daya tahan tubuhnya.

      Suka

  3. Saya juga punya kucing yg sudah 4 bulan terakhir pilek, kalo tidur bunyi “grok grok”. Sudah saya bawa ke dokter hewan. Bahkan selama sebulan 3 kali saya bawa, setiap resep habis saya bawa lagi karena tidak ada perubahan. Diagnosa dokter clamediosis (maaf kalo ejaan salah) karena memang matanya merah. Setelah 3 kali dalam sebulan bolak balik tiap hari hanya utk minum obat alhamdulillah sembuh dan aktif lagi. Setelah 2 bulan kondisinya balik lagi, pilek. Sudah 2 minggu terakhir pilek lagi dan sudah ke dokter lagi. Kasih resep lagi dan sudah habis tp belum selesai juga pileknya. Saya kasihan lihat dia tidur seperti gak nyaman karena hidungnya yg bindeng. Vitamin saya kasih herbafit setiap hari supaya daya tahan tubuhnya gak kalah sama pileknya. Apakah ada solusi lain pak dokter ? Rekomendasi obat atau vitamin lain ? Dokternya sampe hafal karena saya sering ke sana dg kucing yg sama

    Suka

    1. Beberapa kucing yang saya temui (termasuk kucing saya ) mengalami kerusakan permanen pada epitel saluran pernafasannya – sehingga seumur hidupnya akan terus pilek. Saya tidak tahu apakah kucingnya Sari juga mengalami hal yang serupa, jika demikian maka yang perlu dijaga adalah menjaga kucing tersebut agar mendapat nutrisi yang cukup (dari makanan) dan menjaga agar tidak mudah stress. Lakukan kontrol parasit (dalam dan luar) secara teratur, tidak harus memberi vitamin berlebihan karena sejatinya vitamin hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sangat kecil dan jika berlebihan hanya akan dibuang saja.

      Suka

  4. Dok…sangat membantu banget infonya…
    Kucing saya juga sama sudah 2bln flu ga sembuh” udh cek bolak balik ke dokter sekitar dan sampe pindah” klinik juga tetep sama masih ga sembuh.
    Tolong bantuanya dok buat kasih detail penanganan nya buat ngerawat kucing yang flu nya ga sembuh”.

    Terimakasih banyak Dok.

    WR,
    Lala

    Suka

    1. Sama sama😊

      Pengalaman saya tidak ada penanganan khusus kecuali kita harus telaten membersihkam ingusnya kalau pas banyak keluar karena jika ingus menutupi hidung – nafasnya jadi susah.

      Tetap berikan makanan terbaik yang kita bisa berikan. Obat cacing rutin 3 bulan sekali, jika ada kutu segera diobati.

      Kucing saya saat ini sudah empat tahun dan masih pilek walaupun tidak separah awal awalnya dulu. Secara umum dia tetap “sehat” dan entah kenapa dia menjadi kucing yang paling manja diantara lainnya😊

      Suka

      1. Makasih info ini sangat membantu pak, kucing saya juga sama udah sekitar 6bulan pilek gak berhenti2 kl saya sih untuk mempermudah pernafasannya suka diuap sendiri dirumah, tapi gaakan apa2 gitu ya pak?

        Suka

  5. Artikel ini sangat menghibur hati saya yg gundah. Saya ada sekitar 5 kucing kampung, semuanya terkena penyakit ini. Sudah bolak balik dibawa vet semuanya tidak ada yg sembuh, bahkan ada 1 yang mati.

    Apakah virus ini memang menyebabkan kematian? Apakah betul2 tidak ada obatnya dokter.. adakah obat alamiah seperti madu atau lainnya? Sebab lendirnya sangat kental, pasti pusing kepalanya kan.

    Suka

    1. Sayang sekali sampai saat ini belum ada obat yang efektif untuk virus ini. Bahkan karena sifatnya yang mudah bermutasi maka vaksin yang efektif juga belum ada.

      Seringkali kita memang berharap terlalu banyak pada hal hal yang diberi label “alamiah” atau “organik”, kenyataannya tidaklah seindah harapan😔.

      Fokuslah pada hal hal yang bisa dilakukan untuk meringankan (walaupun tidak menyembuhkan) kucing penderita, buatlah hidupnya lebih nyaman walaupun tidak sempurna.

      Suka

  6. Kejadian ini mirip sekli yg saya alami..sdh hampir setangah tahun masih pilek & bersin2..bahkan di sertai dgan batuk…kasihan klo melihatnya..sampai sekarang pun masih seperti itu drh tdk bsa berbuat banyak..yg saya mau tanyakan..bolehkan kucing saya hamil dalam keadaan seperti itu..maaf kucing saya betina..trimsbanyak

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.