Pertanyaan Yang Sering Muncul Tentang Steril Kucing

Sebagai praktisi di kota kecil, saya sering bertemu dengan para penyuka kucing (cat lover) yang masih belum familiar dengan yang namanya steril kucing walaupun saya lihat mereka sebenarnya mulai merasa bahwa populasi kucing yang berlebihan dalam satu rumah sangat berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan baik bagi penghuni rumah maupun bagi kucingnya sendiri. Untuk itu saya tulis disini beberapa pertanyaan  (dan jawaban) yang sering muncul tentang steril kucing.

Apa yang dimaksud steril kucing?

Adalah sebuah tindakan yang dilakukan untuk membuat kucing menjadi steril (mandul), tindakan ini biasa dilakukan pada kucing betina maupun kucing jantan supaya tidak bereproduksi (beranak) secara permanen. Pada kucing betina biasa disebut dengan operasi ovariohysterectomi sedangkan pada jantan biasa disebut kastrasi.

Kenapa kucing perlu disterilkan?

Kucing mempunyai kemampuan reproduksi yang cepat, seekor kucing betina akan menjadi dewasa dan siap beranak dalam waktu enam bulan, setiap kali beranak kucing rata rata kucing melahirkan empat atau lima ekor, beberapa kucing biasa beranak sa,mpai sepuluh ekor atau bahkan lebih. Dengan masa kehamilan kucing yang hanya 63 hari maka dalam waktu satu tahun seekor kucing betina bisa melahirkan tigal kali atau lebih yang artinya seekor kucing betina akan melahirkan 12 (besar kemungkinan lebih) ekor anak dalam waktu satu tahun. JIka kucing kucing tersebut dibiarkan bedranak pinak maka bisa dimengerti jika seringkali terjadi kelebihan populasi kucing yang sayangnya sering berakhir tragis misalnya anak kucing terpaksa “dibuang”.

Kucing yang disteril itu diapakan saja?

Pada kucing betina, dokter akan melakukan operasi ringan dengan membuat sayatan kecil pada perut nya untuk kemudian mengambil, memotong dan membuang indung telur (ovarium) dan rahimnya sehingga tidak bisa lagi beranak. Pada kucing jantan dokter akan membuat sayatan kecil pada kantong buah zakar ( scrotum) untuk kemudian diambil testis (buah zakar) nya.

Apakah kucing yang disteril merasa kesakitan?

Karena merupakan tindakan operasi dengan membuat sayatan tentu saja akan ada rasa sakit untuk itu dokter melakukan tindakan ini dalam keadaan kucing tidak sadar setelah kucingnya dibius total.

Apakah ada perawatan khusus setelah kucing disterilkan?

Biasanya dokter akan merawat kucing pasca operasi sampai keadaan stabil, saya sendiri biasanya mengembalikan kucing lebih kurang 48 jam pasca operasi setelah kucing sadar dan tidak perlu bantuan infus lagi. Pemilik kucing tinggal merawat kucingnya dengan memberi makan dan minum seperti biasanya serta memberi obat yang diberikan dokter selama beberapa hari. Pada umunya setelah satu minggu kucing sudah kembali beraktifitas normal.

Apakah steril kucing mengganggu kesehatan kucing?

Hampir semua klien saya yang kucingnya sudah disteril, tidak merasakan atau tidak melihat adanya perubahan negatif pada kucingnya – pada umumnya mereka melihat kucingnya menjadi makin gemuk. Sebenarnya steril sendiri tidak menyebabkan gemuk, namun karena kucing yang sudah disteril aktivitasnya berkurang maka biasanya si kucing menjadi lebih gemuk.

Dimana bisa steril kucing?

Hampir semua dokter hewan melayani klkien yang ingin mensteril kucingnya, jadi hubungi dokter hewan terdekat atau bisa juga menghubungi Dinas Peternakan yang ada di setiap kota kabupaten.

Berapa biaya steril kucing?

Biaya steril bervariasi menurut dokter yang melakukannya, biasanya biaya steril kucing jantan lebih murah dari kucing betina. Terkadang ada juga bakti sosial yang memfasilitasi steril berbiaya murah.

Bagi saya memelihara sedikit kucing namun dirawat dengan baik akan jauh lebih baik dari pada memelihara banyak kucing namun tidak terawat, padahal biaya perawatan kucing tidaklah murah sehingga saya sangat mengajurkan para pemilik kucing untuk mensterilkan kucingnya jika memang tidak disiapkan untuk menjadi kucing indukan.

 

 

12 tanggapan untuk “Pertanyaan Yang Sering Muncul Tentang Steril Kucing

  1. selamat malam Dok, mau tanya, apakah kucing yang sedang berahi boleh disteril? selama ini saya merasa aman-aman saja karena dokter yang melakukan operasi juga bilang nggak papa. syukur alhamdulillah kucing2 saya yang disteril (dan dikastrasi) ketika sedang berahi juga sehat sampai sekarang. akan tetapi, beberapa teman saya bilang kalau hal tsb membahayakan nyawa kucing karena risiko pendarahan yang sangat besar. mana yang benar Dok?

    Suka

    1. Selamat malam Difla, pembuluh darah pada organ reproduksi pada saat oestrus (birahi) memang lebih besar dari biasanya sehingga kemungkinan darah yang keluar pada saat operasi lebih banyak dari biasanya. Mengenai boleh tidaknya di steril pada saat birahi tergantung pada pertimbangan dokter yang melakukannya dan menurut saya pribadi steril pada saat birahi boleh saja dilakukan.

      Suka

  2. Selamat malam dok.
    Saya mau tanya.
    Kucing saya sudah di steril. Tapi kata drh nya testis kucing jantan saya satu tidak turun.
    Itu bagaimana yah menurut dokter?
    Apa kira2 nanti kucing jantan saya masih ada nafsu utk kawinkan betina lagi?

    Suka

    1. Selamat malam,
      Ada dua kemungkinan : yang pertama satu testis yang tidak turun memang tidak tumbuh dan berkembang (disebut monorchidism) , kemungkinan kedua satu testis yang tidak turun sebenarnya tumbuh dan masih berada di rongga perut ( disebut unilateral cryptorchidism). Pada keadaan pertama (monorchidism) kadar testosteran akan sangat rendah sehingga nafsu kawinnya mungkin lemah namun jika yang terjadi adalah yang kedua (unilateral cryptorchidism) maka dia akan masih mempunyai testosteran dan karena kemungkinan masih punya nafsu untuk kawin.

      Suka

  3. Jadi dok, kalau kita mau tau testis itu tidak berkembang atau berkembang cara nya gmn?
    Dan apa tindakan selanjutnya utk kucing jantan yg testisnya berkembang di dalam rongga perut?
    Krn kucing saya sudah di steril. Sepertinya sama aja nafsu utk kawin dah springnya masih tetap ada..

    Suka

    1. Walaupun (misalnya ada) testis yang tertinggal di dalam perut – secara teoritis dia tetap tidak bisa punya keturunan karena spermanya tidak sempurna.

      Jika memang ada testis tertinggal (dilihat dengan pemeriksaan sinar X atau pada keadaan tertentu bisa diraba) maka idealnya harus diambil melalui operasi seperti proses steril pada kucing betina.

      Kucing jantan yang sudah disteril, tidak serta merta nafsu untuk kawin akan hilang karena testesteron di dalam darah tidak serta merta hilang namun akan menyusut secara perlahan (bisa sampai 3 bulan)

      Suka

  4. Salam dok,

    saya punya kucing kampung jantan yang sudah saya steril, tetapi masih sering main keluar dan hyper aktif sekali, kadang pergi pagi setelah makan pulang siang untuk makan pergi lagi malam datang pergi lagi. pulang2 sudah ada luka bekas berkelahi. dan jika ada kucing betina datang kucing saya masih suka “menungganginya”. apakah itu normal untuk kucing saya? padahal yang saya baca dan dengar kalo sudah di steril akan lebih suka berdiam dirumah.
    info tambahan. sy merawat kucing saya ini dari kecil, dan untuk makanan hanya sy berikan makanan kucing kering maupun basah kalengan. apakah itu juga pengaruh?

    Suka

  5. Salam dok,

    saya punya kucing kampung jantan yang sudah saya steril, tetapi masih sering main keluar dan hyper aktif sekali, kadang pergi pagi setelah makan pulang siang untuk makan pergi lagi malam datang pergi lagi. pulang2 sudah ada luka bekas berkelahi. dan jika ada kucing betina datang kucing saya masih suka “menungganginya”. apakah itu normal untuk kucing saya? padahal yang saya baca dan dengar kalo sudah di steril akan lebih suka berdiam dirumah.
    info tambahan. sy merawat kucing saya ini dari kecil, dan untuk makanan hanya sy berikan makanan kucing kering maupun basah kalengan. apakah itu juga pengaruh?

    Suka

    1. Selamat malam, perlakuan steril membuat kucing jantan tidak bisa memproduksi testosteron sehingga tidak muncul sifat “kejantanannya”, akan tetapi jika pada saat steril si kucing sudah terlanjur dewasa maka hormon yang sudah beredar dalam darah – tidak langsung hilang dan memerlukan waktu berbulan bulan untuk hilang.

      Beberapa kucing juga tetap menunggangi kucing betina namun lebih sebagai unsur “kebiasaan” dan bukan karena hasrat seksual, jadi ini masih normal.

      Sejauh yang saya pahami – tidak berhubungan dengan makanan yang diberikan.

      Suka

    2. Selamat malam, perlakuan steril membuat kucing jantan tidak bisa memproduksi testosteron sehingga tidak muncul sifat “kejantanannya”, akan tetapi jika pada saat steril si kucing sudah terlanjur dewasa maka hormon yang sudah beredar dalam darah – tidak langsung hilang dan memerlukan waktu berbulan bulan untuk hilang.

      Beberapa kucing juga tetap menunggangi kucing betina namun lebih sebagai unsur “kebiasaan” dan bukan karena hasrat seksual, jadi ini masih normal.

      Sejauh yang saya pahami – tidak berhubungan dengan makanan yang diberikan.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.